You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Menara Telekomunikasi Dibongkar di Kebon Jeruk
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Menara Telkom di Kebon Jeruk Dibongkar

Lantaran izin mendirikan bangunan (IMB) yang habis masa berlakunya, sebuah menara telekomunikasi setinggi 15 meter di atas ruko D 17 Prisma Kedoya Plaza, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat dibongkar Jumat (31/7).

Pembongkaran menara tersebut kami lakukan sesuai SPB No 128/1.711.31/SPB Walikota Jakarta Barat karena masa berlaku IMB-nya sudah habis

Kasudin Penataan Kota Jakarta Barat, Marbin Hutajulu mengatakan, sebanyak 30 petugas gabungan Satpol PP, TNI/Polisi, dan Sudin Kominfomas dikerahkan untuk melakukan pembongkaran.

Pembongkaran menara tersebut kami lakukan sesuai SPB No 128/1.711.31/SPB Walikota Jakarta Barat karena masa berlaku IMB-nya sudah habis,” ujar Marbin.

58 Bangunan Liar di Lahan Perum Bulog Dibongkar

Dikatakan Marbin, sebelum melakukan pembongkaran, pihaknya telah menerbitkan surat peringatan dan surat segel. Menurut Marbin, IMB menara tersebut tidak dapat diperpanjang karena adanya keberatan dari warga sekitar.

“Jadi menara tersebut kami bongkar IMB-nya sudah habis masa berlaku dan tidak dapat diperpanjang karena adanya keberatan dari warga sekitar,” tandas Marbin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3328 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2216 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye937 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye853 personDessy Suciati
  5. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye839 personAldi Geri Lumban Tobing